DEVELOPMENT OF THEMATIC TEACHING MATERIALS BASED ON LOCAL WISDOM IN GRADE IV ELEMENTARY SCHOOL OF NORTH ACEH REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.51612/teunuleh.v2i3.62Abstract
In general, teaching materials and learning processes tend to be teacher-centered, while students only listen to what is conveyed by the teacher. So that the teaching materials used have less impact on improving student learning outcomes. From that tendency, researchers took the basis of research on students of Grade V Elementary School in North Aceh Regency with the aim to produce thematic teaching materials products based on local wisdom that are in accordance with the demands of KD / KI in the 2013 curriculum, further to find out the practicality of local wisdom-based thematic teaching materials that have been developed; and to find out the effectiveness of thematic teaching materials based on local wisdom that has been developed. Based on individual completion criteria, it can be determined that students who have completed their individual studies are known that classical completion has reached 88.00%. So that the results of learning classically are complete. In other words, it can be stated that student learning outcomes taught with thematic teaching materials based on local wisdom are higher than the learning outcomes of students taught with learning models that have been used by teachers.
Keywords:
Thematic Teaching Materials, Local Wisdom, Elementary School CurriculumDownloads
References
Ahmad, Z. A. (2012). Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.
Arifin, Z. (2013). Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Belawati, T. (2003). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Universitas Terbuka.
Daryanto. (2013). Menyusun Modul, Bahan Ajar Untuk Persiapan Guru Dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media.
Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
DEPDIKNAS, D. P. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.
DEPDIKNAS, D. P. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengembangan Mutu Pendidikan dan Tenaga Pendidikan.
Divan, S. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 3(1), 101-114. doi:10.17977/um027v3i12018p101
Faisal, E. E., & Sulkipani. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Muatan Lokal pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(2), 113-126. doi:10.21831/civics.v13i2.12721
Hamdani. (2011). Strategi BelajarMengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.
Hamsiah, A., Muhammadiyah, M., & Asdar. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Nilai Budaya Sebagai Strategi Pelestarian Budaya. Jurnal Ecosystem, 19(1), 10-18.
Indrawini, T., Amirudin, A., & Widiati, U. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Subtema Ayo Cintai Lingkungan untuk Siswa Kelas IV SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11):. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(11), 1489-1497.
Keraf, A. S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Mursini. (2012). PengembanganBahan Ajar. Medan: Universitas Medan Press.
Prastowo, A. (2013). PengembanganBahan Ajar Tematik. Yogyakarta: Diva Press.
Prastowo, A. (2015). Panduan KreatifMembuatBahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Rahardiansyah, T., & Prayitno, A. (2013). Transformasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Bangsa. Jakarta: Universitas Trisakti.
Rahyono, F. (2015). Kearifan Budaya Dalam Kata, Edisi Revisi. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Rayanto, Y. H., & Sugianti. (2020). Penelitian Pengembangan Model ADDIE dan R2D2: Teori dan Praktek. Kota Pasuruan: Lembaga Academic & Research Institute.
Sabri, A. (2007). Strategi Belajar Mengajar Micro Teaching. Ciputat: Quantum Teaching.
Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarmi, & Amirudin, A. (2014). Pengelolaan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: Aditya Median Publishing.
Susanto, A. (2019). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Laksana, D.N.L. dkk. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Tematik SD Kelas IV Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Ngada. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 3(1): 1-10.
Lestariningsih. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik-Integratif Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Peduli dan Tanggung Jawab. Jurnal Pendidikan Karakter. 7(1): 86-99.
Lestari, W.S dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik untuk Siswa Kelas IV. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, l.2(1): 1469-1474.
Nadlir. 2014. Urgensi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2): 311-330.
Nasution, W.Y.dkk. 2019. Pengembangan Bahan Ajar IPS Berbasis Peninggalan Sejarah Lokal pada Materi Peninggalan Sejarah. Jurnal Tematik, 9(3): 164-174.
Ningsih, P.H. 2015. Pengaruh Penggunaan Modul dan Penggunaan Buku Paket terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V SDN Sukabumi 10. JurnalPenelitian dan Pendidikan IPS (JPPI), 9(2): 1210-1218.
Nurjanah & Isnarmi. 2020. Pengembangan Modul Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kunto Darussalam. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial, 12(2): 362-373.
Purnamasari, N.S. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas 5 dengan Model R2D2 di SDN 1 Mojoarum Tulungagung. JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika), 2(2): 99-106.
Putra, M.R. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal melalui High Other Thinking dalam Pembentukan Karakter Siswa. Indonesian Journal of Basic Education, 2(3): 459-468.
Ridwan, Nurma Ali. 2007. Landasan Keilmuan Kearifan Lokal. Jurnal Studi Islam dan Budaya, 5(1): 27-38.
Rofiah, N.H & Rindi Antika. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal untuk Menanamkan Karakter Siswa Kelas I SD. Prosiding Seminar Nasional “Penguatan Muatan Lokal Bahasa dan Sastra Daerah sebagai Pondasi Pendidikan Karakter Generasi Milenial”. Kudus: 135-141.
Shufa, N.K.F. 2018. Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1): 48-53.
Susilawati, F, dkk. 2020. Pentingnya Pengembangan Bahan Ajar Tematik dalam Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa. Edu Humaniora, 12(1): 62-68.
Syarifuddin, dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal Daerah Polewali Mandar. Dalam Seminar Nasional PGSD Universitas PGRI Yogyakarta. ISBN 978-602-50837.
Tinja, Yasintus, dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Melestarikan Nilai Budaya pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Malang, l.2(9): 1257-1261.
Wagiran. 2012. Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal Pendidikan Karakter. Tahun II. No.3: 329-339.
Wijiningsih, Ninik dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian,dan Pengembangan, 2(8): 1030-1036.
Zinnurain & Muzanni, A. 2018. Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram: 63-69.
Ardiyani, Diar Arnesia. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Kelas IV Berbasis Islam dan Kearifan Lokal Malang pada Tema 7 Sub Tema 1 (Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku) untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Kepuharjo Malang. Skripsi. PGMI UIN Malang.
Elviyanti, Evi. 2015. Pengembangan Buku Ajar Berbasis Budaya Daerah pada Sub Tema Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku Kelas IV MI AL-Ma’arif 09 Singosari. Skripsi. PGMI UIN Malang.
Lukluah, Ulfi. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Islam & Kearifan Lokal kelas IV MIN Bancong & MIS Alfalah Dimong. Tesis. PGMI UIN Malang.
Maidah, A.A. 2015. Pengembangan Modul Tematik sebagai Penunjang Bahan Ajar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Patuk 1 Gunung Kidul. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Teunuleh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



